How Much You Need To Expect You'll Pay For A Good pajakbola
How Much You Need To Expect You'll Pay For A Good pajakbola
Blog Article
Meski ada kata "gemar" dalam definisi atlet, namun pada praktiknya atlet sejak dulu bukanlah seseorang yang hanya suka melakukan kegiatan olahraga. Melainkan, menjadikan kegiatan olahraga tersebut sebagai profesi yang ditekuni. Misalnya, seorang atlet sepak bola atau bulu tangkis.
Oleh karena itu, negara turut diuntungkan dengan melesatnya industri sepak bola, sebab negara memperoleh keuntungan dari segi perpajakan. Selain itu, banyaknya orang yang menggeluti bisnis sepak bola juga berpotensi untuk memperoleh pajak agar lebih maksimal lagi.
Misalnya, seorang atlet menerima penghargaan berupa reward uang tunai sebesar Rp 100 juta dari pemerintah.
Berbagai jenis kegiatan yang dilakukan oleh atlet mempengaruhi perlakuan pajak yang dikenakan terhadap penghasilan. Berikut adalah rincian perlakuan pajak bagi atlet berdasarkan jenis kegiatan yang dilakukan.
Memang harus kita akui bahwa gaji para pemain dan pelatih sepak bola di Indonesia belum sebesar para pemain dan pelatih sepak bola di Eropa. Namun, untuk para pemain sepak bola papan atas saat ini sudah mendapatkan gaji yang cukup tinggi.
Dengan mengikuti suggestions di atas, atlet dapat memastikan bahwa kewajiban perpajakan telah dipatuhi dengan benar dan menghindari sanksi atau denda dari otoritas pajak. Perpajakan yang dikelola dengan baik juga dapat membantu atlet dalam merencanakan keuangan dengan lebih efektif.
Objek PPN dapat diartikan sebagai barang dan jasa kena pajak yang terkena pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Meskipun pada dasarnya semua barang dan jasa merupakan objek PPN, namun karena adanya pertimbangan lain, maka ada beberapa barang dan jasa yang pajakbola tidak termasuk objek PPN.
Kita sudah sering mendengar pemain bola dunia tersandung kasus penggelapan pajak. Dikabarkan para pemain sepakbola papan atas dunia tersebut kurang membayar pajak sampai ratusan miliar rupiah.
Semua masyarakat Indonesia yang telah memiliki penghasilan pada umumnya telah menjadi wajib pajak, dimana mereka wajib melaporkan dan membayarkan pajak atas penghasilan yang diterima.
PajakOnline.com—Sepak bola merupakan olahraga yang sangat diminati dan digemari masyarakat mulai dari anak muda hingga para lanjut usia. Menimbang kepopuleran sepak bola di Indonesia tentunya menandakan bahwa sepak bola merupakan ladang bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Penghasilan yang diterima seseorang atas keikutsertaannya dalam suatu kegiatan adalah salah satu jenis penghasilan lain yang merupakan penghasilan yang dipotong pajak penghasilan (PPh 21).
Namun, walaupun dicatat sebagai aset, atas pembelian pemain tersebut tidak dapat "disusutkan," karena ada kemungkinan nilai jual pemain tersebut di tahun berikutnya akan mengalami pajakbola peningkatan.
Adanya upaya pemblokiran beberapa situs yang dilakukan oleh Kemenkominfo, menurut Yustinus juga berpeluang bagi Kepolisian Indonesia untuk mengendus tindak pidana perjudian, jika terbukti melanggar hukum.
Dalam hal ini saya berpendapat bahwa atas pembelian pemain tersebut harus dibukukan sebagai aset karena pemain tersebut memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun dan ke depan pemain tersebut dapat dijual kembali.